Reservation Price dan ZOPA

Colleagues, klo kemarin saya udah ngebahas soal BATNA dalam negosiasi, kali ini soal reservation price dan ZOPA. Reservation Price atau Harga mati biasanya digunakan sebagai baseline dari bargain position dalam negosiasi dan ngga mungkin lagi diturunkan. Tapi dalam menentukan reservation price kita perlu pemikiran dan analisis yang akurat. Misalnya klo mau negosiasi gaji saat interview, paling ngga kita bisa cari informasi dulu berapa harga pasar untuk posisi yang sama di industri yang sejenis. Klo reservation price ngga akurat (terlalu tinggi atau terlalu rendah) bisa-bisa malah bikin kesulitan dalam proses negosiasi atau bahkan kerugian.

ZOPA

Lain halnya dengan ZOPA. ZOPA (Zone of Possible Agreement) adalah zona irisan antara tuntutan pihak yang satu dan kesediaan pihak yang lainnya. Misalnya karyawan menuntut kenaikan gaji sebesar 13% dan reservation pricenya di 8%. Sedangkan perusahaan hanya bersedia memenuhi kenaikan gaji di 6%, namun dapat ditoleransikan hingga 10%. Maka posisi ZOPA ada di 8-10%. Tinggal hasil negosiasinya aja gimana, berapa persen yang disepakati.

One thought on “Reservation Price dan ZOPA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s