Sedikit sharing tentang teknik melamar kerja (1)

Kadang kita dalam melamar pekerjaan ngga memberikan effort yang maksimal, atau memberikan impression yang terbaik bagi perusahaan yang kita tuju. Mungkin karena terlalu pede, atau bahkan cenderung minder. Makanya ngga jarang sebenarnya kita adalah kandidat yang kompeten, tapi justru malah ngga dilirik oleh perusahaan. Yang mau gw bagi kali ini (ngomongnya gw elo aja ya biar enak) sebenernya bukan teoritical, ataupun best practice (klo itu lo bisa googling sendiri, banyak teorinya). Tapi hanya sekedar sharing pengalaman gw sebagai seorang praktisi HR, interviewer, ataupun sebagai seorang jobseeker. Mudah-mudahan bermanfaat ya bro!

Pertama-tama, ada 3 komponen dasar dari melamar perkerjaan yang harus dipersiapkan dengan baik oleh seorang jobseeker. Yaitu resume, appearance, dan wawasan/mutu jawaban. Kalau ketiga komponen itu dikuasai dengan baik, jangankan hanya sekedar diterima, gaji yang diinginkan tanpa harus dinego pun bisa dengan mudah didapat. Yuk kita bahas satu-satu.

Resume.

Sering kali jobseeker membuat resume seperti membuat laporan. Dataaaa semua isinya. Membosankan. Ga ada entry point yang bisa menarik minat perusahaan untuk meliriknya. Padahal yang dicari perusahaan sebenernya simple: “Kamu bisa apa? Apa yang bisa kamu lakukan buat kami?” Jadi buatlah resume yang informatif. Pastikan dibuka dengan summary, sebelum masuk ke data-data lainnya. Ceritakan secara brief tentang diri masbro di dalam summary tersebut. Terutama buat lo yang punya pengalaman banyak, baca data resume segitu banyak apa ngga bete? Dengan adanya summary ini, perusahaan bisa langsung nge”grab” apakah lo cocok atau ngga buat mereka, tanpa harus baca resume lo sampe akhir.

Buat lo udah punya experience, sering kali yang dicantumkan di dalam experience adalah jobdesc di posisi tersebut. Gw bilang itu adalah SALAH BESAR. Perusahaan ngga membutuhkan itu. Perusahaan ngga akan mengerti. Kenapa? Karena setiap fungsi jabatan dari setiap perusahaan menggunakan istilah yang berbeda-beda. Yang harus lo describe adalah fungsi lo disitu sebagai apa, ngapain aja, reporting line lo kemana, outputnya apa. Jadi si pembaca resume bisa menangkap, si A capable buat vacancy yang kita pasang karena ada experiencenya yang secara garis besar sama dengan yang kita butuhkan.

Contact number dan foto juga sering jadi masalah sepele yang punya impact besar. Ga jarang dari jobseeker yang nyantumin pas foto waktu wisuda. Saran gw, Jangan kaku gitu lah! Gw ngga bilang foto lo pake jas itu ngga keren, tapi belum tentu itu adalah foto lo dalam penampilan terbaik. Foto lo harus menarik, profesional, dan up-to-date. Pastikan penempatannya juga tepat di resume lo. Contact number (HP & email) juga sering cuma dipasang di halaman depan. Iya klo resume lo cuma 1-2 lembar. Klo 10 lembar??? Masa iya perusahaan harus bolak-balik halaman cuma buat cari contact lo doang? Gimana seandainya klo pasang di header/footer/sisi kiri resume? Tapi di setiap halaman! Pasti easy to find kan?

Design/Layouting juga ngga kalah penting. Jangan karena berusaha untuk tampil menarik kemudian lo overdesign. Gw jamin bakal dilempar tuh resume gara-gara bikin sakit mata:mrgreen:. Sesuaikan juga dengan posisi/perusahaan tempat kita apply. Klo lo apply sebagai accounting, ga perlu didesain macem2 seperti lo apply untuk posisi desain grafis. Ngga bakal kena.

Ga terasa, panjang juga ya ternyata. Segitu dulu deh. Yang dua lagi kita lanjutin nanti. Good luck for finding a suitable job bro!

Btw kantor gw lagi buka lowongan. Infonya bisa lo cek di fav. twitter gw di @anggayin.

2 thoughts on “Sedikit sharing tentang teknik melamar kerja (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s