Sedikit sharing tentang proses perpanjangan SIM

Udah lama nih ngga posting disini. Maaf jadi terbengkalai, soalnya kerjaan akhir tahun lagi numpuk banget. Kali ini saya mau cerita klo pagi tadi saya perpanjang SIM (Surat Izin Mengemudi) Golongan A di SAMSAT Jakarta Timur. Jujur, karena 5 tahun sekali, saya udah lupa apa aja yang diperluin. Jadi ngga ada persiapan sama sekali. Kebetulan SIM A saya udah 3 bulan mati. Saya males perpanjang karena di Jakarta saya jarang banget bawa mobil, paling klo lagi pulang ke Bandung aja. Sebagai catatan, klo SIM udah mati lebih dari 1 bulan, ngga lagi bisa diperpanjang di mobil SIM Keliling, tapi harus ke SAMSAT domisilinya. Klo udah mati lebih dari 1 tahun harus diurus di SAMSAT pembuatan SIM di kota masing-masing. Sekarang langsung aja saya sharing pengalaman saya di sini (mudah-mudahan abis ini saya ngga masuk DPOnya kepolisian ya :mrgreen:).

Pertama-tama, ada beberapa item yang perlu masbro siapin (selain uang perpanjangan SIM) klo ngga mau buang-buang duit disana.

  • Fotokopi KTP & SIM lama masing-masing 2 lembar. Sebaiknya bawa dari rumah, karena harga fotokopi disana untuk KTP & SIM total Rp. 2.000,-.
  • Pulpen. Bawa aja karena disana disediain pulpen, tapi harus beli. Harganya Rp. 3.000,-.
  • Surat keterangan sehat dari dokter mata. Disana ada loket khusus untuk pemeriksaan kesehatan, tapi biayanya Rp. 20.000,-.
  • Uang Rp. 5.000,- s/d Rp. 10.000,- untuk cadangan pungli.

Klo persiapannya udah lengkap, masbro tinggal maju aja. Ga usah pake jalur cepat, ikutin prosedur aja.

Pertama, kasih fotokopi KTP, SIM, & aslinya ke loket depan di pintu masuk. Disini masbro langsung disambut oleh potensi kecurangan pertama. Masbro disuruh milih antara langsung foto (jalur cepat) tapi lebih mahal, atau ikut prosedur yang seharusnya. Klo masbro pilih ikut prosedur, nanti masbro akan dirujuk ke Loket Asuransi.

Kedua, masbro ke Loket Asuransi. Disini masbro harus bayar Rp. 30.000,-. Nanti masbro dikasih kartu asuransi.

Ketiga, klo masbro ngga bawa surat keterangan dokter mata, masbro harus ikut tes kesehatan mata di Loket Kesehatan. Cuma disuruh baca 5 jenis angka yang disamarkan sih, abis itu bayar Rp. 20.000,-. Nanti masbro dikasih surat keterangan.

Keempat, masbro ke Loket Bank BRI untuk bayar biaya perpanjangan SIM. Untuk SIM A biayanya Rp. 80.000,-. Nanti masbro dikasih bukti pembayaran.

Kelima, masbro ke Loket Pendaftaran. Disini masbro nyerahin semua dokumen (kuitansi asuransi, surat dokter, bukti pembayaran perpanjangan SIM, fotokopi SIM lama & KTP,serta KTP & SIM aslinya). Disini masbro bakal disuruh isi formulir, tapi ngga dikasih pulpen (dipinjemin pun ngga, malah disuruh beli). Disinilah guna pulpen yang masbro bawa.

Keenam, dokumen masbro akan diproses di Loket Input Data. Masbro cuma perlu tunggu dipanggil aja untuk dikasih dokumen untuk dilanjutkan ke Loket Foto.

Ketujuh, Masbro nyerahin dokumen (sobekan formulir & KTP asli) ke Loket Foto, trus nunggu dipanggil. Jangan heran klo disini masbro banyak ngeliat orang-orang yang baru dateng udah dipanggil duluan. Itulah orang-orang yang lewat jalur cepat.

Di loket ini masbro disuruh scan ibu jari (kanan kiri), tanda tangan, & foto. Setelah itu, potensi kecurangan kedua terjadi. Masbro akan diminta “sumbangan sukarela” a.k.a pungli atas denda keterlambatan perpanjangan which is cuma BULLSHIT!. Potensi kecurangan ini ngga bisa kita hindari, tapi setidaknya bisa kita minimalisir. Walaupun sukarela, tapi bukan berarti bisa kasih seceng-noceng macem sumbangan mesjid lho. Maka dari itu gunakan cadangan uang yang udah kita sediakan.

Kedelapan, masbro pergi ke Loket Pengambilan SIM. Ga usah nunggu lama karena begitu selesai difoto, SIM masbro langsung jadi. Di loket ini masbro disuruh bayar Rp. 5.000,- untuk sumbangan PMI (Rp. 1.000,- & ada bukti pembayarannya) & biaya dompet SIM (ga yakin apakah ini resmi atau dibuat-buat, karena ga ada bukti pembayarannya).

Keseluruhan proses cuma menghabiskan waktu paling lama 1 jam dengan biaya paling mahal Rp. 150.000,-. Saran saya, mending ga usah ambil jalur cepat. Toh prosedur yang biasa juga ngga lama. Dengan ikut prosedur biasa, setidaknya kita ngga ikut mengembang biakkan budaya korupsi di tanah air. Segitu aja masbro. Semoga bermanfaat.

NB. Sori ngga ada gambarnya, tadi ga sempet foto-foto.

10 thoughts on “Sedikit sharing tentang proses perpanjangan SIM

  1. setau saya, selama belum 1 tahun masih bisa diperpanjang di samsat domisilinya bro (misalnya domisilinya di Jakarta timur, masih bisa diperpanjang di samsat Jakarta timur). Klo udah lebih dari setahun, baru harus diurus di tempat bikin SIMnya.

  2. yahh begitulahh iklim pembuatan SIM di daerah khusus Ibu kota dan sekitarnya..
    jadi peraturan itu bisa dirubah karena keadaan dan kondisi pada Zamannya..
    kalo saya lihat citra Polisi ( buruk ) masih belum mau berubah..
    dan tidak akan bisa berubah.. kecuali !?<"{}!$@$%^&@)&^

  3. sim c saya mati 1 bulan…saya buat di kabupaten bogor (dulu domisili kab.bogor)…tapi skrg KTP n domisili di kota bogor…jadi apakah saya boleh perpanjang didomisili skrg?

  4. kalo beda ktp uda pindah alamat, tapi masi satu kota, misalnya tetap di jakarta barat, cuman beda alamat ktpnya gimana

    • Wah kurang tau juga deh bro klo kasusnya seperti itu, harusnya sih no problem selama masih 1 kota. Toh nanti disana juga harus isi formulir lagi kok.

  5. kalo pindah alamat harus mutasi SIM, caranya cabut berkas di satlantas lama dan daftar ke satlantas baru, prosesnya cukup mudah, asal jangan malu bertanya di satlantas dan tolaklah dengan halus bila ada yg menawarkan bantuan (calo).

  6. Pingback: Perpanjang SIM sekarang musti tes ulang? | SPACE? Romantic

  7. “Kedua, masbro ke Loket Asuransi. Disini masbro harus bayar Rp. 30.000,-. Nanti masbro dikasih kartu asuransi. ”

    asuransi sebenernya juga gak wajib kok. coba aja googling.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s