GRAFTECH: Sistem keamanan motor karya anak bangsa

Jumat lalu saya menyambangi kediaman Bro Budi (ID Kaskus: Cephik) yang punya merk dagang GRAFTECH di bilangan Pasar Rebo – Jakarta Timur. Apa sih GRAFTECH itu? GRAFTECH adalah sistem keamanan dengan sensor sentuh (bukan sensor getaran seperti alarm biasa) yang dikembangkan dan dikerjakan secara handmade langsung oleh Bro Budi. Produk GRAFTECH dari Bro Budi ini terbilang berani. Selain harganya yang tidak sampai 1/2 dari harga alarm yang beredar di pasaran, Bro Budi juga berani memberikan garansi (full replacement) terhadap produknya antara 1-3 tahun (tergantung tipe). GRAFTECH sendiri menawarkan 5 tipe Sistem Keamanan yaitu:

  • GSK V 3.2 : Sensor Sentuh tanpa Alarm berfungsi sebagai Kunci Pengaman Ganda
  • GSK Pro V 1.0 : Sensor Sentuh tanpa Alarm dengan sistem aktifasi Ganda sehingga memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi
  • GSAS V 1.0 : Sensor Sentuh dengan Alarm dengan modus jika kunci kontak dinyalakan tanpa menyentuh sensor secara bersamaan maka Alarm langsung bunyi
  • GSA V 2.6 : Sensor Sentuh dengan Alarm dengan 2 sensor Pemicu yang bisa dimodifikasi oleh pengguna
  • GSAT V 1.0 : Sensor Sentuh dengan Alarm dan fungsi Timer untuk aktifasi, Jika kunci Kontak di on kan maka kita punya waktu 7 detik untuk menyentuh Sensor, jika tidak disentuh maka alarm akan bunyi

Pada kesempatan ini saya mencoba untuk membenamkan tipe GSK Pro V 1.0 ke si Vijay. Keren banget masbro. Walaupun kunci kontak dalam posisi ON, kalau 2 buah sensor tidak disentuh secara bersamaan, mau dicoba sampe “botak – gondrong – botak lagi – gondrong lagi” juga ga bakal nyala. Tapi memang tanpa alarm. Kenapa? Sengaja, soalnya saya belum terbiasa dengan sistem ini. Takutnya kalau pake alarm, yang ada bunyi terus klo mau dipake motornya. Kalau sudah terbiasa, nanti bisa ditambah alarmnya. Ga perlu ganti modul baru.

Berikut kunci rahasianya.

Modul ditempatkan di dekat CDI si Vijay

Kabel yang terhubung ke aki, kontak, dll.

Modul yang digunakan anti air lho (katanya asal jangan dicelup sekalian sama motornya :P). Kabel2 yang tersedia dihubungkan ke aki, kunci kontak, sensor, dll. Sensornya dimana? Rahasia dong, namanya juga kunci rahasia😛 Klo mau minta dipasangin di rumahnya juga bisa masbro, asal janjian dulu, tanpa biaya tambahan, bonus teh manis anget pula.

Karya anak bangsa yang satu ini patut diacungi jempol masbro. Sejak memulai bisnis ini 3 tahun yang lalu, Bro Budi sudah menghabiskan sekitar 6 box (atau sekitar 600 buah) alarm. Termasuk yang gagal produksi. Untuk metode bisnisnya sendiri, biasanya Bro Budi melayani pembelian secara online, COD (Cash On Delivery), pemasangan langsung di rumah, pemasangan di tempat COD, serta pemasaran dengan menitipkan produknya ke bengkel2 & toko2 aksesoris motor. Hanya saja Bro Budi sampai saat ini tidak mempunyai tenaga yang cukup, sehingga kapasitas produksinya masih terbilang kecil, belum bisa dibilang sebagai home industry. Selain itu, karena murni dikerjakan sendiri, menurut Bro Budi sistem pembukuan penjualan produk ini belum bagus. Karena untuk melayani permintaan pasar saja dia sendiri cukup kewalahan. Padahal kalau dikembangkan dengan baik, bisnis ini sangat prospektif. Pasalnya pertumbuhan roda 2 di Indonesia terbilang sangat pesat. Tapi klo semua motor pasang kunci rahasia, jadinya rahasia umum dong? Hehehe…

Peta ke markas GRAFTECH

Selain untuk membeli kunci rahasia, mendatangi kediaman Bro Budi memberikan saya banyak pelajaran yg berarti tentang ketekunan dalam berwiraswasta. Salute to Bro Budi. Ya suw gitu aja masbro. Klo masbro berminat, silahkan aja langsung hubungi lapak Bro Budi disini. Btw saya bukan bermaksud promosi lho, hanya mengagumi karya anak bangsa saja. Monggo dikomentari.

Note: Sebagian gambar credits to Cephik@Kaskus

28 thoughts on “GRAFTECH: Sistem keamanan motor karya anak bangsa

    • Klo pasang di tempatnya langsung gratis bro. Cuma bayar harga produk sesuai yg tertera di lapaknya aja. Klo pasang di tempat COD mungkin ada ongkos tambahan.

  1. pengen nunggu review nya, apakah ada permasalahan pada kelistrikan di mas vijaynya…? smoga ga ada, soalnya ane jadi kepincut buat pasang di Geby

    • Ya paling dikirim pake kurir masbro. Kemaren sih ada petunjuk pemasangan juga di kemasannya, katanya gampang. Tapi tetep… saya ngga ngerti cara bacanya😀

    • harga sangat bersahabat masbro, yang paling mahal pun cuma 1/2 dari harga alarm yg beredar umum di pasaran. Coba cek langsung ke lapaknya aja masbro. Btw saya hanya ngasih testimoni sbg pengguna lho😀

    • Saya sempat ngetes alarm yg dipasang di motornya Bro Budi (Jupie MX, seperti yg di video di lapaknya), klo ga salah pake yg tipe GSAS. Sirinenya sih standar yg umum dipake di alarm motor, tipe alarm yg suaranya gonta-ganti kaya pistol mainan anak2. Suaranya lumayan kenceng, cukuplah untuk ukuran parkir di rumahan. Tapi buat saya yg rumahnya selisih 7 lantai dgn parkirannya rasanya kurang efektif. Makanya saya pilih yg tanpa alarm.

      Cuma enaknya produk ini, klo sewaktu2 saya mau pasang sirinenya, saya ngga perlu lagi beli tipe yg baru. Cukup diupgrade (tambah sirine) dari yg lama aja, kabel2nya udah tersedia. Jadi lebih hemat.

  2. keren nih, klo bisa bikin pabriknya sekalian.. mantab neh. pernah ane usulin sistem kek gini buat bahan skripsi ke temen” ane, tp pad gak kuat mikirnya..

    • yup, saya sendiri ngeliat peluang bisnis yg sangat besar disitu. Rasa pengen juga nanam saham klo punya modal. Sayangnya ngga ada tuh😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s