Leason learned for today – Respect your customer

Ceritanya tadi pagi saya ada janji interview di sebuah perusahaan asuransi di bilangan Kebon Sirih jam 10 pagi. Panggilan ini saya terima kamis lalu & dengan penuh rasa hormat saya hadiri undangan tersebut. Bukan ngga cinta sama pekerjaan yang sekarang, tapi udah 4 tahun lebih saya mengabdi, rasanya saya butuh tantangan baru. Singkat cerita, saya datang jam 10 tepat. Jakarta memang kejam, padahal saya berangkat dari rumah di Lebak Bulus jam 8 kurang. Pas sampai disana, interviewer tsb sedang meeting (dadakan) dan saya harus menunggu hingga jam 3 sore, atau direschedule ke hari lain. WHAT??? Udah nyita waktu & biaya cukup besar, sekarang harus direschedule? Tidak ada permintaan maaf dari interviewer, cuma dilayani oleh resepsionis yang “untungnya” lumayan good looking. Dalam hati… Perusahaan macam apa ini? Akhirnya, dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya memutuskan agar interview ini dibatalkan saja.

 

Kenapa? Bagaimana pun juga, saya seorang praktisi HR. Sepengetahuan hemat saya, siapa pun customer kita, bagi seorang HR, service adalah yang utama. Artinya, baik buruknya tingkah laku kita, pada saat membawa nama perusahaan, maka akan merefleksikan nama perusahaan kita. Dengan kata lain, kalau kita jelek, maka nama perusahaan juga akan ikut jelek. Sebenarnya mencari pekerjaan ini bukanlah hal yang penting, saya hanya mau mengukur berapa “harga” saya di pasaran. Tapi, kalau ada undangan interview, asalkan waktunya cocok pasti saya akan datang. Apalagi kalau harganya cocok😛

Jadi intinya, hargailah setiap customer masbro, siapapun dan bagaimanapun orangnya. Apalagi kalau masbro sekalian berdiri membawa nama perusahaan. Bagi orang HR, orang yang akan datang interview juga termasuk customer. Atasan & bawahan kita juga customer. Tukang sapu yang kita gaji tiap bulannya juga customer. Yah, tampaknya saya masih harus betah dengan pekerjaan yang sekarang. Sing penting disyukuri aja lah apa yang sudah saya terima, kaya’ lagunya denasib😀

Gitu aja sharing saya kali ini masbro, monggo dikomentari.

4 thoughts on “Leason learned for today – Respect your customer

  1. ..sebuah perusahaan asuransi di bilangan Kebon Sirih jam 10 pagi..
    hmm kyknya oe tau nih😆

    gile masa perushaan bonapit kyk gituu😯 aneh.. mungkin lagi ada meeting yg super duper urgent banget kalii..

    btw hebat bro ‘lumayan’ super sabar mau nunggu selama itu (5 jam !!😯
    emang nasip kite sebagai karyawan pencari kerja kadang sering di-kerjain..😥

    • Tau ya Om Willy? Sebenernya sih meeting se-urgent apapun masih bisa diterima klo seandainya kita sebagai seorang interviewer setidaknya menemui pelamar secara langsung, bukan cuma sekedar ngelaporin ke resepsionis. Masalah etika aja sih sebenarnya.

      Jadinya saya ngga nunggu selama itu kok. Saya disana cuma sampe 10:30. Begitu dikasih tau klo disuruh tunggu ato reschedule, langsung saya minta dicancel. Karena tampaknya ngga ada itikad baik dari interviewer. Langsung kebayang perusahaannya kaya’ apa klo HRnya kaya’ gitu.😀

      Btw trims udah mampir masbro.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s