Lagi-lagi tabung gas bikin ulah

Kemarin, Minggu pagi sekitar jam 9, saya dikejutkan oleh suara ledakan. Awalnya saya pikir berasal dari suara ban pecah. Maklum, komplek tempat tinggal saya di pinggir tol JORR. Jadi suara pecah ban mobil sudah ngga asing lagi. Namun, ngga lama berselang dari suara ledakan itu (ngga sampai 1 menit), asap putih membumbung dari salah satu rumah di dalam komplek. Pemandangan ini terlihat sangat jelas dari balkon rumah saya yang bertempat di lantai 7. Kalau begitu bukan suara pecah ban… lalu? Yup, siapa lagi biang keroknya kalau bukan tabung gas? Benar saja, tidak sampai 5 menit terdengar suara orang2 berteriak ”KEBAKARAN!”, dan serta merta api mulai membesar diiringi dengan letupan2 kecil.

Beruntung, komplek perumahan kami tepat di belakang kantor Pemadam Kebakaran Lebak Bulus. Jadi ngga sampai 15 menit dari kejadian, mobil2 pemadam mulai berdatangan. Diawali dengan 1 unit Frontier untuk membuka jalan dan 1 unit mobil pemadam. Sebenarnya, posisi kantor pemadam kebakaran di depan komplek merupakan satu keuntungan. Namun posisi rumah yang cenderung terpencil (di dalam gang yang jalannya buntu) membuat proses pemadaman berlangsung lambat.

 

Akhirnya, setelah kurang lebih 1 jam, si jago merah akhirnya bisa dikendalikan. Dan tidak sampai 2 jam api sudah benar2 padam. Tercatat sekitar 12 mobil pemadam yang dikerahkan, 2 diantaranya mobil frontier. Serta ada 3 unit mobil patroli polisi yang datang bagai pahlawan kesiangan. Kurang lebih, kalau dilihat dari rumah saya, mungkin sekitar 10-12 rumah yang menjadi korban. Sedangkan korban luka kurang lebih sebanyak 6 orang, namun tidak sampai ada korban jiwa yang jatuh. Berkat kesigapan para petugas yang pantang pulang sebelum padam dan cuaca yang cerah (tidak berangin), api tidak membuat kerugian yang lebih besar lagi. Tapi yang menyedihkan, 2 jam setelah api dipadamkan, hujan deras meluncur sejadi-jadinya. Warga jadi harus tergesa-gesa menutupi atap rumah yang terbakar dengan terpal.

Gitu saja berita kemarin pagi masbro. Waspadalah dengan tabung gas di rumah masbro sekalian. Ngga ada salahnya klo masbro menyediakan 1 buah tabung APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di rumah masbro sekalian. Ngga usah yang besar, yang kecil (ukuran 2kg) saja saya rasa cukup. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Bukan begitu masbro? Ngga di jalan, ngga di rumah, pokoknya SAFETY FIRST lah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s