Marie Digby. American yang Japanese, Japanese yang American

Marie Christina Digby, mungkin bro semua udah banyak yang tau artis yang satu ini. Jujur saya baru tau (telat banget ga sih?). Berawal dari minggu lalu saya lihat di wall, teman FB posting video dari youtube live Marie Digby covering lagu Gravity-nya Luna Sea, band rock lawas asal Jepang. Jujur saya excited banget. Maklum, saya fans berat Luna Sea & sempat covering lagu2 mereka semasa sekolah dulu.

Karena penasaran siapa si Digby ini, langsung deh browsing di jam kerjašŸ˜€. Ternyata doi udah cukup lama jadi artis & sudah menelorkan 3 album (itu dia makanya saya bilang klo saya telat banget). Yang menarik, awal kesuksesannya karena sering nyanyi covering lagu orang di Youtube. Sindrom Shinta Jojo juga nihšŸ˜›.

Marie Digby ternyata penyanyi asal Amerika, blasteran Jepang (nyokapnya) & Irlandia-Amerika (bokapnya). Pantesan spelling Jepangnya bagus banget. Kaya’ orang Jepang asli. & Ternyata ngga cuma lagu Jepang aja yang dicoverin selama doi melanglangbuana di Youtube. Linkin Park, Maroon 5, Rihanna, Britney Spears, & artis bule lainnya juga ga luput dari ajang kenarsisan Digby.

Orang Amerika nyanyi lagu barat sih biasa. Tapi orang Amerika nyanyi lagu Jepang, ditambah dengan spelling yang WOW, itu baru luar biasa. Album keduanya, Second Home, ternyata isinya semua lagu cover dari artis2 terkenal Jepang. Selain Luna Sea, ada juga Mr. Children, band pop yang lagu2 cintanya everlasting banget, atau Asian Kung-Fu Generation, band rock yang ngetop dari ngisi OSTnya Naruto, yang juga dicoverin sama Marie Digby. Album ini dinamakan Second Home mungkin maksudnya mau nunjukin klo di dalam dirinya masih ada darah Jepangnya. & album ini diproduserin oleh Avex Trax. Salah satu poduser rekaman terbesar di Jepang.

Buat masbro sekalian yang penasaran, monggo di buffer aja videonya.

Sumber: Wikipedia

11 thoughts on “Marie Digby. American yang Japanese, Japanese yang American

  1. sebagai penggemar Luna Sea juga, gw suka covernya Marie Digby, warnanya jadi beda tanpa kehilangan esensi lagunya. ASIK!…dibandingkan dgn beberapa lagu di album tribute LS yg lebay wakakka

    • Yup, bener banget bung Rori. Harusnya si Digby ini ikut berpartisipasi di album Tribute to Luna Sea. Dibanding dengan beberapa musisi yang terlibat di album ini yang aransemennya terkesan terlalu maksa. Btw, vokalnya sedikit ngingetin gw sama RYTHEM, duet cewe yg jadi Ending Themenya Naruto season 1, klo ga salah lagunya “Harmonia”.

  2. Marie Digby emang mantap boss dari dulu…. saya ngefans banget dari dulu.
    Sayang di Indonesia susah banget cari CD-nya dia.
    I Love Marie Digby

  3. Thanks for this excellent article. Yet another thing to mention is that the majority
    of digital cameras are available equipped with
    the zoom lens that allows more or less of the scene to get
    included by simply ‘zooming’ in and out. These changes in focus length are usually reflected
    in the viewfinder and on large display screen at the back of
    any camera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s