What can Engineering Consultants do with e-Commerce?

E-Commerce seperti sih apa yang bisa diterapkan pada sebuah perusahaan engineering consultant? Kira-kira begitu topik kali ini. Untuk itu saya akan mencoba mengulas dengan menggunakan sample sebuah engineering consultant di Jakarta yaitu PT Mitra Lingkungan Dutaconsult (MLD).

Background:

PT Mitra Lingkungan Dutaconsult (MLD) adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa engineering consultant. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan untuk Indonesia dari DHV Consultant di Belanda, yang merupakan salah satu dari 35 perusahaan terbesar di Eropa. MLD memiliki ruang lingkup bisnis (Business Unit) antara lain Building & Industry, Environment & Spatial Planning, Infrastructure & Transportation, Water & Waste Water, Water Management & Natural Resources, dan Human & Institutional Development. MLD banyak menangani proyek-proyek milik pemerintah maupun sektor swasta. Pekerjaan yang dilakukan antara lain seperti desain dan supervisi konstruksi, manajemen proyek, capacity building, pemberdayaan masyarakat, dsb.

Proses bisnis yang berjalan:

Layaknya konsultan pada umumnya, selama ini proses bisnis MLD hanya melalui tender-tender yang diumumkan melalui surat kabar maupun website. Proses bisnis yang berjalan melalui pendaftaran keikutsertaan tender, kemudian menyiapkan dokumen tender, lelang, dan pengumuman. Jika menang maka proyek siap berjalan, dan jika kalah maka akan diadakan evaluasi secara internal.

What can Engineering Consultants do with e-Commerce?

Saya mencoba mengilustrasikan beberapa proses bisnis online (e-Commerce) yang bisa diterapkan di konsultan seperti MLD. E-Commerce yang saya coba ilustrasikan ini bukanlah pengelektronisasian dari proses bisnis yang ada, tetapi merupakan suatu diferensiasi bisnis yang diharapkan dapat mendukung proses bisnis yang berjalan. Sehingga jika terjadi kegagalan terhadap e-Commerce ini, tidak akan mempengaruhi proses bisnis konvensional yang sudah berjalan. E-Commerce ini dapat dijalankan dengan menggunakan website yang sudah dimiliki perusahaan namun dengan menambahkan satu fitur baru ke dalam website tersebut.

Untuk memulai e-Commerce ini, awalnya pengguna jasa harus mendaftarkan diri dahulu untuk mendapatkan username dan password untuk masuk ke dalam sebuah sistem yang disebut Consultant Management System (CMS) milik MLD. Nama dan data perusahaan pengguna jasa akan terdaftar sebagai klien di database MLD. Jika pengguna jasa sudah login ke dalam CMS yang terdapat pada website MLD, maka akan ada 2 pilihan layanan e-Commerce yang bisa dipilih, antara lain:

1. Manpower Service

E-Commerce ini adalah dimana jika pengguna jasa ingin menggunakan jasa tenaga ahli untuk proyek-proyek yang sedang mereka kerjakan, ataupun untuk bekerja kontrak di kantor mereka sebagai tenaga profesional. Pengguna jasa hanya perlu mengisi form yang sudah disediakan dengan parameter-parameter tertentu guna melakukan pencarian (searching) dari informasi yang dibutuhkan. Parameter tersebut antara lain:

  • Posisi penempatan
  • Lokasi pekerjaan
  • Lama pekerjaan (berapa bulan, tanggal penugasan)
  • Pengalaman kerja yang dibutuhkan (berapa tahun)
  • Pendidikan (S1/S2) dengan program studi yang spesifik (Teknik Sipil, Ekonomi, dsb)

Kemudian sistem akan melakukan pencarian atas kriteria yang dibutuhkan. Dari pencarian tersebut maka akan didapat hasil nama-nama tenaga ahli yang available & memenuhi kriteria, beserta harga yang ditawarkan. Jika pengguna jasa setuju maka pengguna jasa hanya perlu mensubmit transaksi yang dilakukan, kemudian MLD akan mengirimkan draft kontrak serta prosedur pembayaran melalui email. Tenaga ahli pun akan siap bekerja terhitung 1 bulan semenjak pembayaran pertama.

2. Online Assessment

Online Assessment ini merupakan penilaian atau pengkajian hasil-hasil laporan pekerjaan proyek yang dilakukan oleh pengguna jasa sebelum diserahkan ke klien. Prosedur yang diperlukan hampir sama dengan Manpower Service, pengguna jasa hanya perlu mengisi form dengan parameter yang berupa:

  • Nama pekerjaan
  • Lokasi
  • Durasi perkerjaan

Selain itu, pengguna jasa juga harus mengirimkan hasil laporan pekerjaan serta requirement (Term of Reference) dari klien dalam bentuk file. Pekerjaan akan segera dilakukan setelah pembayaran uang muka (10% dari nilai pekerjaan) dilunasi. Outline dari hasil pekerjaan yang berupa opini/rekomendasi serta tagihan untuk pelunasan pembayaran akan dikirimkan melalui email. Kemudian hasil penilaian dalam bentuk buku akan dikirim ke alamat pengguna jasa.

Proses Pembayaran

Proses pembayaran untuk kedua e-Commerce tersebut dapat dilakukan dengan transfer bank maupun dengan pembayaran ditempat tujuan (Cash on Delivery). Untuk Manpower Service, pembayaran hanya bisa dilakukan melalui transfer bank, kemudian pihak MLD akan melakukan pengecekan melalui internet banking guna meminimalisir waktu transaksi. Sedangkan untuk Online Assessment, pembayaran pertama dilakukan dengan transfer bank, kemudian untuk pembayaran terakhir dapat dilakukan melalui transfer bank ataupun pembayaran ditempat tujuan (Cash on Delivery) pada saat hasil penilaian dalam bentuk buku dikirim ke alamat pengguna jasa (khusus untuk pengguna jasa yang berlokasi di Jakarta).

Kesimpulan

Tipe e-Commerce untuk proses bisnis online MLD diatas adalah B2B, karena target market yang dituju pada proses bisnis ini adalah perusahaan yang ingin menggunakan jasa konsultansi MLD. Adapun e-Commerce tersebut dilakukan di website MLD itu sendiri. Untuk itu dibutuhkan pengelolaan dan infrastruktur yang sangat baik.

2 thoughts on “What can Engineering Consultants do with e-Commerce?

  1. Saya coba bantu ya, mungkin secara teoritis saya kurang paham, saya juga bukan pakar e-Commerce, cuma mahasiswa yang kebetulan ngumpulin tugas di kampusnya dengan metode blogging. Tapi saya coba bantu jelasin beberapa metode pembayaran di e-Commerce yg saya tau & pernah saya lakukan.

    1. Credit Card
    Tools ini tampaknya kurang terlalu diminati sekarang2 ini, mengingat maraknya kejahatan online dengan credit card palsu beberapa tahun lalu. Mekanismenya dengan memasukkan nomor kartu kredit & nomor PIN. Saya sih belum pernah menggunakan metode ini, karena saya belum yakin dengan tingkat keamanan di Indonesia, jadi saya ga bisa cerita banyak soal metode pembayaran dengan credit card.

    2. Payment Gateway
    Tools ini yg paling booming saat ini. Pembayaran melalui Payment Gateway diklaim sebagai yang paling aman saat ini, salah satu yg paling terkenal yg mungkin udah sering denger yaitu PayPal. Untuk lebih jelasnya mengenai PayPal & Payment Gateway bisa langsung diliat di wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Paypal & http://en.wikipedia.org/wiki/Payment_gateway

    3. Transfer bank
    Nah ini nih yang paling sering saya lakukan (maklum ga punya & ga niat bikin kartu kredit). Saya banyak melakukan transaksi online dgn transfer bank. Mulai dari beli account Rapidshare, belanja di web2 lokal, sampe transaksi jual beli antar member forum. Intinya sih “kepercayaan”, bisnis di internet emang bisnis kepercayaan, karena kita ga tau tampang penjualnya seperti apa, mereka beneran ngga dagangnya, apa cuma mau nipu doang, tapi selama ini sih saya menggunakan metode ini aman2 saja. Biasanya penjual meminta kita untuk transfer uangnya dulu ke rekening mereka, baru barangnya dikirim. Seperti pembayaran di muka gitu. Biasanya setelah ditransfer kita diminta untuk mengkonfirmasi, misalnya dengan mengirim bukti transfer melalui email atau fax.

    4. Cash/Collect On Delivery (CoD)
    Kalau saya bilang, ini termasuk e-Commerce “banci”. Kenapa? karena CoD ngga sepenuhnya e-Commerce. Kita hanya memesan barang dan bayarnya nanti dilakukan pada saat barang datang (uangnya diberikan kepada kurir). Tetapi ini termasuk cara yang paling aman juga, & paling TIDAK EFEKTIF. Biasanya penjual hanya melayani CoD jika pembeli berada di wilayah/kota yang sama. Kebayang ga klo misalnya Kantor websitenya ada di jakarta & pembelinya ada di surabaya? Bisa2 harga barang sama ongkos kirim mahalan ongkos kirimnya. Yang saya tau salah satu web yg menerapkan CoD yaitu Bhinneka.Com. Termasuk web favorit saya nih. Saya cukup sering melakukan transaksi dgn web ini, & cukup dapat dipercaya. Mungkin untuk info lengkapnya bisa langsung diliat2 di Bhinneka.Com, atau lagi2 bisa ditanyakan langsung ke bung wiki😀 http://en.wikipedia.org/wiki/Cash_on_delivery

    Sori ya klo infonya ga terlalu membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s